mycoachfactoryoutlet.net – NVIDIA adalah nama yang tak asing lagi di dunia teknologi, dikenal sebagai pelopor dalam chip grafis dan kecerdasan buatan (AI). Dari gaming hingga superkomputer, perusahaan ini telah mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Berikut adalah 15 fakta menarik tentang NVIDIA yang mungkin belum Anda ketahui, berdasarkan perjalanan mereka hingga Maret 2025.
1. Didirikan di Meja Makan
NVIDIA lahir pada 1993 di sebuah restoran Denny’s di California, ketika Jensen Huang, Chris Malachowsky, dan Curtis Priem bertemu untuk merancang perusahaan chip grafis. Ide mereka sederhana: mempercepat pemrosesan grafis untuk gaming dan visualisasi.
2. Nama dari Bahasa Latin
“NVIDIA” berasal dari kata Latin invidia, yang berarti “iri hati.” Nama ini dipilih untuk mencerminkan ambisi perusahaan membuat teknologi yang diinginkan semua orang.
3. GPU Pertama di Dunia
Pada 1999, NVIDIA meluncurkan GeForce 256, yang disebut sebagai “GPU pertama di dunia.” Istilah “Graphics Processing Unit” diciptakan oleh mereka, mengubah industri gaming selamanya.
4. Jensen Huang, CEO Sejak Awal
Jensen Huang, salah satu pendiri, masih menjabat sebagai CEO hingga 2025. Ia dikenal dengan jaket kulit hitamnya dan gaya kepemimpinan visioner, membawa NVIDIA dari startup kecil menjadi raksasa senilai triliunan dolar.
5. Awalnya Fokus pada Gaming
NVIDIA awalnya fokus pada kartu grafis untuk gaming, seperti seri GeForce yang mendominasi pasar. Hingga kini, lini RTX tetap jadi favorit gamer dengan teknologi ray tracing-nya.
6. Lompatan ke AI
Pada 2010-an, NVIDIA beralih ke AI, memanfaatkan kekuatan GPU untuk deep learning. Chip mereka kini mendukung model AI terbesar, seperti yang digunakan oleh OpenAI dan Trend Micro.
7. CUDA: Inovasi untuk Pengembang
Pada 2006, NVIDIA memperkenalkan CUDA, platform pemrograman yang memungkinkan GPU digunakan untuk tugas komputasi umum, bukan hanya grafis. Ini jadi kunci sukses mereka di AI dan sains.
8. Nilai Pasar Triliunan Dolar
Pada 2023, NVIDIA menjadi perusahaan chip pertama yang mencapai valuasi $1 triliun. Pada Maret 2025, valuasinya diperkirakan mendekati $3 triliun, menyaingi Apple dan Microsoft.
9. Kolaborasi dengan Trend Micro
NVIDIA bekerja sama dengan Trend Micro untuk mengembangkan Cybertron, AI keamanan siber pertama, menggunakan teknologi NVIDIA NIM. Kolaborasi ini diumumkan pada Februari 2025.
10. DGX: Superkomputer AI
NVIDIA DGX adalah lini superkomputer untuk AI, digunakan oleh peneliti dan perusahaan besar. DGX H100, dirilis pada 2022, tetap jadi salah satu sistem tercepat hingga 2025.
11. Markas Futuristik
Markas NVIDIA di Santa Clara, California, disebut “Endeavor” dan “Voyager.” Bangunan ini dirancang seperti pesawat luar angkasa dengan atap berbentuk segitiga, mencerminkan DNA inovatif mereka.
12. Pesaing Utama AMD
NVIDIA bersaing ketat dengan AMD di pasar GPU. Meski AMD punya penggemar setia, NVIDIA memimpin dengan pangsa pasar lebih dari 80% pada 2024.
13. Teknologi Otomotif
NVIDIA DRIVE adalah platform mereka untuk mobil otonom, digunakan oleh Tesla (awalnya), Mercedes-Benz, dan lainnya. Chip ini menggabungkan AI dan pemrosesan grafis untuk mengemudi cerdas.
14. Kontribusi pada Penelitian COVID-19
Selama pandemi, NVIDIA menyumbangkan kekuatan komputasi GPU untuk simulasi molekul virus, membantu percepatan pengembangan vaksin melalui Folding@home.
15. Metaverse dan Omniverse
NVIDIA Omniverse, diluncurkan pada 2020, adalah platform untuk kolaborasi 3D dan simulasi dunia virtual. Ini jadi fondasi mereka untuk masa depan metaverse, menarik perhatian perusahaan seperti Disney dan BMW.
Dari awal yang sederhana di meja makan hingga menjadi pemimpin di AI, grafis, dan otomotif, NVIDIA telah membuktikan bahwa inovasi adalah kunci kesuksesan. Dengan Jensen Huang di pucuk pimpinan dan teknologi seperti Cybertron serta Omniverse, perusahaan ini terus membentuk masa depan digital. Fakta-fakta ini hanya secuil dari cerita besar NVIDIA—raksasa yang tak hanya mengikuti tren, tapi menciptakannya. Apa fakta favorit Anda dari daftar ini?